Generasi Muda Berkarakter Pancasila

Oleh Misbahul Munir

Sekjen Kaukus Penulis Aliansi Kebangsaan

(Palembang Ekspres, 8 Januari 2018)

 

Generasi muda adalah harapan bangsa. Kata-kata itulah yang sering kita dengar jika kita berbicara mengenai generasi muda. Generasi muda adalah pengganti dari generasi yang sudah tua. Pemimpin kita saat ini, pada kemudian hari akan mengalami penuaan dan sudah menjadi suatu keniscayaan, ia akan digantikan oleh generasi muda dikemudian hari. Bahkan Imam Syafii, salah satu tokoh berpengaruh bagi umat Islam pernah mengatakan bahwa “pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang”.

Jika kita cerna apa yang dikatakan oleh Imam Syafii di atas adalah benar adanya, bahwa pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang datang. Sebab pemimpin kita saat ini tak selamanya bisa tetap memimpin seperti saat ini. Ia pasti akan digantikan oleh generasi penerus dikemudian hari.

Jika kita sudah paham kalau generasi muda hari ini adalah pemimpin di kemudian hari, maka tugas kita hari ini adalah menyiapkan generasi muda saat ini dengan sebaik mungkin. Agar nanti bisa menjadi pemimpin yang berkualitas ketika memimpin. Pemimpin yang baik, jujur, adil, bisa menghargai perbedaan dan bisa mensejahterakan seluruh rakyatnya. Pemimpin yang bisa mengayomi dan bisa menjadi panutan, baik dari segi moral dalam bertindak tanduk dalam kehidupan sehari-hari, dan juga dalam hal kehidupan beragama sampai pada kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kita sudah cukup prihatin dengan keadaan pemuda hari ini, para generasi muda penerus estafet pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), banyak diberitakan oleh media telah terjadi degradasi moral. Moral para generasi muda bangsa Indonesia hari ini banyak yang tindak baik. Dan salah satu penyebabnya adalah akibat dari derasnya hantaman arus globalisasi yang tak terbendung lagi.

Dan pada kenyataannya memang banyak masalah yang tengah melanda para generasi muda kita saat ini. Mulai dari masalah penurunan moral, terjadinya tawuran antar kelompok pemuda, konsumsi minuman keras, kecanduan obat-obatan terlarang seperti narkoba, hinga bergaya hidup bebas tak terkendali. Semua itu bisa terjadi lantaran pengaruh dari lingkungan. Dan yang paling besar pengaruhnya adalah akibat dari globalisasi sehingga menakibatkan gaya hidup permuda kita menjadi berubah. Bukan berubah ke arah yang lebih baik, namun malah cenderung berubah ke arah yang negatif dan merusak diri sendiri.

Jika keadaan moral generasi muda Indonesia saat ini sudah banyak yang “rusak”, lalu bagaimana nasib bangsa ini ke depannya. Akankah bangsa ini dipimpin oleh pemimpin yang pada masa mudanya mengalami kerusakan moral? Tentu hal itu jangan sampai terjadi di negeri ini. Maka, tugas kita saat ini adalah secara bersama-sama memperbaiki moral generasi muda kita, dan membimbing mereka ke arah yang baik dan benar. Tentu tidak semua generasi muda saat ini yang mengalami degradasi moral. Masih banyak para generasi muda kita yang baik dan berprestasi, baik ditingkat nasional maupun internasional. Namun yang sudah terlanjur terdegredasi itulah yang mestinya kita perbaiki. Agar tidak mempengaruhi generasi muda lain yang masih baik.

 

Berkarakter Pancasila

Pancasila adalah dasar negara kita. Pancasila juga merupakan ideologi bangsa kita. Maka dalam melakukan pembangunan dalam segala hal, baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik, baik pembangunan infrasruktur maupun pembangunan suprastruktur, maka seyogyanya meletakkan Pancasila sebagai dasar falsafah pembangunan. Termasuk di dalamnya adalam pembangunan dalam bidang pendidikan. Membangun manusia-manusia Indonesia dan juga membangun para generasi muda Indonesia.

Maka ketika kita hendak membangun karakter generasi muda kita, mestinya kita gunakan Pancasila sebagai karakter pembangunan. Sebab dengan dasar Pancasila inilah, karakter pemuda bisa kita bangun dengan baik dan kokoh sehingga nanti pada saatnya akan siap dan pantas menjadi pemimpin yang tangguh. Pemimpin yang bisa memutar roda kepemimpinan negeri ini ke arah yang lebih baik lagi.

Kita perlu menguatkan pendidikan Pancasila pada para generasi muda. Para generasi muda perlu di didik dengan berlandaskan Pancasila yang kuat, sehingga bisa menghasilkan generasi muda yang bermental kuat dan berkarakter Pancasila. Dan pemerintah telah melakukan hal ini dengan mengeluarkan Program Penguatan Pendidikan Pancasila melaui lembaga Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP Pancasila).

UKP Pancasila merupakan lembaga baru yang diresmikan oleh pemerintah pada Juni lalu dengan dikepalai oleh Prof. Yudi Latif. Melalui UKP Pancasila inilah pemerintah melakukan pendidikan karakter bagi para generasi muda kita. Kegiatan pertama dilakukan pada tanggal 11-12 Agustus lalu dengan melibatkan 500 lebih generasi muda dari berbagai wilayah di Istana Kepresidenan Bogor. Dengan adanya lembaga baru bernama UKP Pancasila ini diharapkan bisa memberikan pendidikan Pancasila yang baik dan benar sehingga mampu melahirkan para generasi yang berkarakter Pancasila.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here